Sabtu, 09 Maret 2013

Remembering the old story...

"Wahai kawan, ada apa gerangan dengan dirimu?

Dahulu kita yang selalu mesra bersama menapaki jalan sempit ini, bernyanyi bersendawa bersama, menertawakan dunia yang terasa kecil dan ringan, namun kini tak terdengar lagi harmoni waktu itu, hanya ada parau mendesak telinga.

Sebegitu beratkah beban hidupmu?

Cobalah kita tengok sedikit album kenangan kita, masihkah kau ingat rasa yang sama?
Cobalah berhenti sejenak untuk mengintip celah-celah waktu dimana kau berada,
memang tak ada yang harus disamakan, tapi mari kita bandingkan.

Aku tak mengerti kenapa dirimu menjauh, atau hanya rasaku yang membayang dalam relung-relung hati?
Cobalah tengok kawan, apakah jalan kita masih sama? Kirimkan kabar pada ku kawan, saat kau telah mengetahuinya.

Jangan bertanya pada bulan bintang ataupun pada rumput yang bergoyang, hati mu jauh lebih mengerti kawan

Berhentilah mengejar masa yang akan datang, jika kau harus melupakan hari yang menjelang. Untuk apa mimpi dan cita-cita kawan jika pada akhirnya kau abaikan hiruk pikuknya kehidupan?
Ada hal-hal yang harus kita nikmati sekarang kawan, entah baik ataupun buruk, tapi berdua lebih baik daripada terlunta.

Aku masih menunggu kawan, hari dimana kita dapat kembali bersama, hari dimana kita berbagi hati, pundak, dan saling mendorong menuju satu tujuan."

         Once i ever write this kind of note in my facebook account, tonight i re-read it and remembering what kind of feels i had that time, it's only 5 minutes to shut my mouth up and play slowly the string of my heart, well... touching story doesn't have to long, right?