Dahulu ada seorang bijak yang
mengatakan... "Jika kau ingin menyimpan hanya kenangan indah saja mengenai
seseorang, maka berpisahlah sebelum kenangan buruk terjadi." Makna dari
kata-katanya cukup sederhana koq, semakin lama kita bersama seseorang maka kita
juga akan segera menemukan sisi buruknya, berpisahlah saat anda masih bahagia,
maka anda akan berakhir seperti sebuah kisah dongeng klasik, "happily ever
after and ALONE!!" A perfect goodness is impossible to find in the earth,
it's just the matter of time until you find the truth.
Udah pernah nonton shrek kan?
Awal yang buruk tidak selalu selamanya berakhir buruk, bahkan akhir yang indah
merupakan awal bagi kisah lainnya yang bisa saja buruk. Kenapa shrek dibuat
sekuelnya adalah untuk menunjukkan hal itu, selama ini kita menganggap akhir
yang indah dari sebuah kisah adalah tulisan happily ever after, tapi kita ngga
tau apa yang terjadi setelahnya, bagaimana jika pangeran erik ternyata
selingkuh, atau belle ketahuan hamil duluan di luar nikah, atau kalau ternyata
si sleeping beauty benar-benar si gadis malas yang dibenci mertua hahaha...
Semua kisah yang dibuat
sekuelnya selalu menguak suatu problematika yang baru setelah akhir yang
bahagia dan itulah yang menjadi bumbu dalam sebuah kisah hahaha... Pernahkah
menonton suatu film yang tidak ada problemnya? Semua tokohnya non antagonis
alias jiwa malaikat semua, kalau aku sih kayaknya segera terbang ke surga kapuk
nonton film begituan, BOSEN oi. Karena itu berterimakasihlah pada mereka yang
membuat hidupmu bermasalah, karena merekalah yang membumbui hidupmu hahaha...
Semua itu hanyalah masalah persepsi, you have the choices and the right
to make decision, and decide what kind of story you life in. Hidupku akan tetap
menyenangkan meski banyak masalah berhamburan, tersenyumlah dari hati dan semua
akan terasa lebih baik daripada saat kita menggerutu. Terkadang saat tak ada lagi yang
bisa kita lakukan untuk menyelesaikan masalah kita, lakukanlah sesuatu untuk
membantu orang lain dan jalan keluar akan menampakkan batang hidungnya bagimu.
This is my story, how about
you?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar