Jumat, 01 Juni 2012

Imagination is wonderful :3


Imagination is worthy!

         Pernahkah kalian membaca novel-novel terkenal seperti harry potter, davinci code, lord of the ring, atau novel legendaris lainnya yang berkesan bagi kalian? Pernah lihat versi film dari novel kalian (kalau ada)? Banyak orang yang "sangat" sangat kecewa dengan versi film dari novel favorit mereka, tapi tidak sedikit juga yang berdecak kagum dengan realisasi kisah dari novel itu, kenapa? Karena saat membaca dan mendengar kita bisa terbang sejauh sayap imajinasi membawa kita, tidak lebih dan tidak kurang, sedangkan saat melihat sesuatu yang terealisasi kita hanya bisa menikmati sebatas imajinasi sang sutradara, sejauh mana kalian terbang dengan sayap kalian dibandingkan sayap imajinasi sang sutradara, itulah yang menentukan apakah akan kecewa atau berdecak kagum. Kalian boleh saja membuat sebuah tulisan detail mengenai istana terkenal di inggris dengan sepasang menara, cerobong asap, parit, benteng atau apapun, tapi itu hanya akan menjadi sebuah gubuk reyot yang besar tanpa imajinasi yang kental dan manis dari sang pembaca. Apapun yang kita tulis ataupun kita dongengkan hanya akan terbang sejauh sayap imajinasi si pembaca atau pendengar. Tulislah “Harvard”, bagi mereka yang mengerti tentu akan menganggap itu WAhH!! Tapi bagi yang tidak mengerti, ngg... ya itu universitas, that’s it.

         Imajinasi memang tidak nyata, tapi ia asli, ia orisinal, ia tidak perlu meniru, bukan sesuatu yang palsu. Pernahkan kalian melihat gambar-gambar karya anak kecil? Saat kita menceritakan tentang kuda dan meminta mereka menuangkannya ke selembar kertas, mungkin kita akan tertawa terbahak-bahak melihat hasilnya dan mengatakan "Itu jelas-jelas bukan kuda!" Ada yang menggambar kuda belang-belang warna biru, ada yang menggambar kuda bertanduk, bahkan ada yang melukiskan kuda mainan dengan roda di kakinya, jelas itu kuda palsu, tapi itu asli untuk mereka, itulah kuda bagi mereka, karena mereka menggambarkan sejauh imajinasinya. Kita seringkali menganggap imajinasi tidak penting karena ia tidak nyata, pengetahuan dan fakta dianggap lebih penting karena lebih realistis, tapi imajinasi jauh lebih berwarna, di dalamnya kita menciptakan apa yang bahkan tak pernah kita ketahui, yang tak pernah kita lihat, yang tak pernah kita pegang, membuat hidup kita serasa lebih hidup (bagi sebagian orang, seperti spongebob). Well, memang imajinasi itu tidak nyata, jadi penting ataupun tidak, silahkan menilainya sendiri.

This is my story, how about you?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar