Kamis, 01 Maret 2012

Perasaanku akhir-akhir ini?

         Ini nih! Request yang susah dari si meong, ceritain gimana perasaanku selama ini? Hemm... Kalau dari awal mungkin terlalu panjang, jadi coba kita lihat bagaimana rekaman kisahku akhir-akhir ini saja. Aku lupa apa aja yang aku tulis buat "dia" waktu itu, tapi intinya aku pernah nulis seperti ini : (bener ga y puss?)
I give some of my heart to you, so I can share my courage and craziness with you. When the time is come, you can decide whether you want to keep my heart or give it back to me.
         Well, jujur, pada awalnya aku nda mikir panjang sih tentang arti kalimat itu, kalau dia lagi sedih y aku temeni, kalau udah ga ad masalah y udah santai-santai bareng,  yang penting dia semangat lagi, habisnya tuh anak mau pergi nyeberang lautan sih huhuhu... Tapi ternyata bener kata kakek nenek :
Kita baru akan merasakan betapa berharganya seseorang saat kita kehilangan. (Dalam kasus ini bukan ilang beneran sih, tapi pergi jauuuuh untuk jangka waktu yang belum ditentukan)
         Yah... aku merasa aku "sedikit" kehilangan (jangan banyak-banyak, ga baik buat kesehatan), mungkin karena udah terbiasa tertawa bareng, bikin rusuh bareng ngg... Kemudian aku mulai membuka kembali rekaman-rekaman winter holiday season, selama itu apa yang aku lakukan bersamanya...
  1. Frequently KIDNAP her from her parents, yah it's a good thing
  2. Make her laugh all the time, katanya sih dia mpe mules-mules, jadi ini juga hal yang baik dah :p
  3. Give her a "childish" present because I don't know anymore what to give hahaha... 
  4. Menghabiskan waktuku di salatiga untuk menemaninya, walaupun si nyak mpe ngomel2 -_-a
Hahaha... non-sense banget ternyata, tapi saat aku membayangkan diriku tanpa adanya dia waktu itu, aku merasa semua itu berharga, jika istilah seorang businessman, "It worth every penny I spent."
         Sekali lagi, aku ini type sanguinis, jadi mudah bagiku untuk bercuap-cuap ria dengan setiap orang, melontarkan kata-kata yang "ngga masuk akal", sampe "ngrusuhin" anak orang. Tapi pada prakteknya (hanya beberapa orang yang tahu sih) untuk hal-hal tertentu aku selalu serius, jadi saat aku bilang aku kasih hatiku ke kamu, so be it!, berarti kamu special (nda pake telor, nda tambah saos juga) buat aku. Nah, gantian dia yang bilang kalau hatinya dikasih juga buat aku... ngg... ... ... (Keterangan : "Speechless"), serius ga sih ini anak, bercandanya pede bener -_-a tapi yaa... sudahlah, let's enjoy every moment with her :p

I will wait until the "time" is coming, even if I don't know what kind of ending will be happen in the future.

This is my story, what about you?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar